Iklan Billboard 970x250

7 Produk Google Yang Gagal Bersinar Di Pasaran

Iklan 728x90

7 Produk Google Yang Gagal Bersinar Di Pasaran


Google Anwer

Ide awal munculnya layanan Google Anwers berasal dari pendiri Google, Larry Page, berserta tim kecilnya merupakan cikal bakal Google Search yang telah menjadi raksasa mesin pencarian internet terkini.

Google Anwers bertahan selama lebih dari emapat tahun tetapi berhenti menerima pertanyaan sejak tahun 2006


Google Glass

Google pertama kali meluncurkan produk kacamata pintarnya, Google Glass mengalami sejumlah masalah, seperti privasi, desain yang kuno, kegagalan software dan harganya yang cukup tinggi.

Google mengakhiri penjualan Glass untuk konsumen pada januari 2015, tetapi mereka terus menjual perangkat ini ke bisnis dan terus mengerjakan Google Glass versi baru.


Google Wave

Layanan Google Wave hampir mirip dengan Hangour milik Google yang memungkinkan penggunanya saling mengirim pesan dan bahkan mengedit dokumen.

Tetapi masa hidup Google Wave tidak berlangsung lama, akibat penggunaanya yang membingungkan. Google Wave hanya mampu bertahan sekitar satu tahun sebelum ditutup pada Agustus 2010.


Google Buzz

Google Buzz adalah layanan jejaring sosial pertama milik Google dan menjadi cikal bakal adanya Google Plus. Layanan Google Buzz terintegrasi ke dalam Gmail, Tetapi dihinggapi masalah privasi yang tidak pernah terselesaikan.

Perusahaan ini mengumumkan pada Oktober 2011 jika layanan Google Buzz ditutup untuk fokus pada Google Plus sebagai penerusnya.


Google Notebook

Sebelum adanya layanan Google Docs, terlebih dahulu hadir Google Notebook yang merupakan temapat untuk menulis dokumen yang dapat dibagikan atau dipublokasikan.

Google menghentikan pengembangan Notebook pada tahun 2009 dan secara resmi mematikannya pada juli 2012. Setelahnya, Google fokus untuk mengembangkan Google Docs.


Google Catalogs 

Seiring berkembangnya tren belanja online, Google juga punya layanan yang berfungsi layaknya situs e-commerce, dinamakan Google Catalogs. Layanan tersebut merupakan program belanja interaktif yang katalognya tersedia dalam bentuk digital.

Sayangnya, Google Catalogs ditutup pada tahun 2015. Awalnya, Google terlebih dahulu menutup Catalogs versi mobile pada tahun 2013 dan mematikan versi destop-nya dua tahun kemudian


Google Video

Sebelum mengakusisi Youtube, Google memiliki layanan streaming video bernama Google Video. Google Video diluncurkan pada tahun 2006 dan hanya menerina unggahan video samapi tahun 2009

Tetapi, GoogleVideo dan Youtube hidup berdampingan hingga Agustus 2012 ketika Google akhirnya mematikan platform Video untuk selamanya.

Baca Juga
SHARE
Subscribe to get free updates

Related Posts

Post a comment

Iklan Tengah Post